Cara Menghindari Petir

Apabila kita berada di luar rumah atau terperangkap dalam badai petir. Berlarilah ke arah bangunan yang aman atau kendaraan yang tertutup ketika Anda mendengar guntur, melihat kilat atau melihat awan gelap yang mambawa unsur petir. Tinggal di dalam sampai 30 menit setelah anda mendengar gemuruh atau ledakan terakhir. Jangan berlindung di bawah pohon sebab pohon bisa menjadi pintu masuk sambaran petir dan arus petir membelok disisi bawah mencari saluran yang lebih elektris, telah banyak korban akibat bernaung di bawah pohon dan tersambar petir. Berikut kriteria dan cara untuk menghindari serangan petir.

Bangunan yang aman
Bangunan yang aman adalah dimana bangunan tersebut mempunyai struktur lengkap, terdiri dari atap, dinding dan lantai dan juga memiliki saluran air. Pipa ataupun kabel serta konduktor petir atau penangkal petir. Ketika masuk dalam gedung tersebut hindari barang elektronik yang tersambung dengan kabel listrik, ataupun hal - hal yg bisa menghantarkan listrik, misal toilet, wastafel atau bak mandi karena ketiga hal tersebut adalah tepat penampungan dan aliran air dimana air adalah penghantar listrik yang baik. Bangunan yang tidak aman termasuk pintu gerbang mobil, garasi terbuka, pelindung teras, tempat teduh piknik, tenda, lapangan bisbol, gudang, rumah kaca dan masih banyak lagi salah satunya untuk menghidari sambaran petir.
Kendaraan yang aman
Sebuah kendaraan dikatakan aman apabila kendaraan tersebut tertutup sepenuhnya dan berlapis dengan atap logam setiap kendaraan, minivan, bus, truk, dll. Sementara di dalam kendaraan yang aman, tidak menggunakan perangkat elektronik seperti komunikasi radio selama badai. Jika anda terjebak dalam badai petir perlambatlah kendaraan anda dan mengendarailah secara hati-hati dan jika memungkinkan segeralah mencari tempat berlindung hingga badai selesai. Kendaraan yang tidak aman termasuk mobil terbuka, mobil golf, mengendarai mesin pemotong, alat berat konstruksi yang terbuka kabinnya dan perahu tanpa kabin.
Sambaran petir dari langit
Sebuah kilatan petir dapat berjalan beberapa mil jauhnya secara horizontal / mendatar ataupun Vertikal / tegak dari pusat badai petir dan kemudian menghantam tanah. Jenis kilatan petir yang disebut Sambaran Petir dari langit karena mereka tampaknya keluar dari langit biru yang  jernih (atau sebagian dari langit di atas) badai selalu terletak 5 sampai 10 mil (dan kadang-kadang bahkan lebih jauh jaraknya ) jauhnya. Meskipun jarang terjadi, badai petir bukan hanya dapat menyebabkan kerusakan bahkan kematian.
Buatlah Rencana Sebelum kegiatan di luar
Sumber terbaik Anda adalah selalu mendengarkan informasi cuaca. Radio cuaca portabel sangat berguna untuk kegiatan diluar ruangan. Jika Anda tidak memiliki radio prakiraan cuaca, usahakan selalu melihat prakiraan cuaca melalui internet, TV, radio lokal atau ponsel. Jika Anda berada dalam kelompok, pastikan semua pemimpin atau anggota kelompok memiliki rencana keselamatan akan petir dan siap untuk menggunakannya. Jika Anda adalah bagian dari kelompok besar, karena akan perlu waktu lebih untuk mengamankan semua orang ke tempat yang aman, direkomendasikan memiliki peralatan deteksi petir atau penangkal petir yang sudah terbukti sehingga kelompok anda dapat selalu waspada dari jarak yang cukup signifikan dari badai petir.
Berikut adalah beberapa skenario di luar ruangan umum dengan saran tentang cara aman untuk menanggapi ancaman petir.
  • Melatih Tim Olahraga di luar ruangan
Jika anda adalah seorang guru atau pun pelatih olahraga  dan melatih tim liga kecil sepak bola misalnya yang mengharuskan anda melatih di luar ruangan atau tim anda harus bertanding di malam hari padahal ramalan cuaca memperingatkan bahwa akan ada badai, dengan peluang badai pada sore hari jika badai petir itu terjadi maka amankan diri dan anggota tim anda untuk masuk kedalam bangunan atau kendaraan yang tertutup jangan meninggalkan satu orang pun diluar meskipun bangunan disana hanya sebuah bangunan toilet meskipun tidak dilengkapi dengan penangkal petir (sebuah bangunan tertutup dengan pipa penghantar listrik). Dalam hal ini, Anda harus menempatkan semua orang ke dalam kendaraan atau toilet. Jangan ada yang tertinggal di luar lapangan, mereka tidak aman selama aktivitas petir sedang terjadi. Setelah di tempat yang aman, tunggu sekitar 30 menit setelah gemuruh terakhir sebelum kembali dan melanjutkan bermain.
  • Di Pantai / Danau
Keluarga anda berencana untuk pergi ke pantai hari ini. Ramalan cuaca meramalkan pagi hari sangat cerah dengan peluang 30 persen badai pada sore hari. Ketika anda sampai ke pantai, anda melihat bahwa satu-satunya bangunan yang terdekat adalah tempat penampungan untuk piknik. Tempat parkir berjarak sekitar lima menit berjalan kaki dari pantai. Pada siang hari Anda melihat langit gelap dan mendengar guntur di kejauhan. Apa yang harus Anda lakukan?
Pergi larilah ke mobil Anda! Jangan mencari perlindungan di bawah tempat penampungan piknik karena tempat tersebut bersifat terbuka bisa saja petir menyambar pada tempat tersebut  Tunggu 30 menit sampai setelah gemuruh terakhir guntur sebelum kembali ke pantai.
  • Berkemah dan Kegiatan Alam Liar Lainnya
Anda memasak makan malam di perkemahan ketika Anda mendengar guntur bergemuruh di kejauhan. Tenda anda dan tempat piknik besar yang terbuka berada sangat dekat. Kendaraan Anda sekitar ¼ mil jauhnya parkir di pusat jalan setapak. Apa yang harus Anda lakukan?
Pergi larilah ke kendaraan Anda! Tenda penampungan dan tempat piknik BUKAN tempat yang aman. Tunggu 30 menit sampai setelah gemuruh terakhir guntur sebelum kembali ke perkemahan. Bagi mereka yang tidak bisa sampai ke kendaraan, berikut ada beberapa tips.
Petir di Tempat Terbuka Sangat Berbahaya Jika Tempat yang Aman Tidak Dekat
Ingat, TIDAK ada tempat yang aman di luar saat badai. Jika Anda benar-benar tidak bisa mendapatkan tempat yang aman, pada bagian ini mungkin dapat sedikit membantu Anda mengurangi ancaman disambar petir saat di luar ruangan.
Ketika anda berada diluar ruangan dan kemudian terdengar petir yang menyambar sangat dekat sekali, itu adalah pengalaman yang sangat mengerikan. maka langkah pertama anda untuk menghidari resiko sambaran petir adalah mencari sebuah bangunan yang aman atau masuk kedalam kendaraan. Jika Anda merencanakan untuk berkemah, mendaki, mengendarai sepeda motor atau berdepeda, berperahu, scuba diving, atau menikmati kegiatan outdoor lainnya. Berikut ini adalah langkah atau pilihan yang harus dilakukan.
  • Mengetahui pola cuaca daerah tersebut. Sebagai contoh, di daerah pegunungan, badai biasanya berkembang di sore hari, sehingga anda bisa merencanakan  untuk mendaki di pagi hari dan turun gunung pada siang hari.
  • Mendengarkan ramalan cuaca sebelum Anda berencana untuk mengunjungi area outdoor.
    Dan apabila anda terjebak dalam badai petir ketika melakukan kegiatan outdoor, maka berikut ini adalah tindakan yang dapat sedikit mengurangi risiko tersambar petir, misalkan jika anda berkemah, hiking, dll dan jauh dari sebuah kendaraan yang aman atau bangunan, hindari lapangan atau tempat terbuka, jauhi tempat tinggi misalnya bagian atas sebuah bukit atau puncak gunung, pohon yang terisolasi atau benda tinggi lainnya.
  • Jika Anda berada di hutan, bernaunglah pada pohon yang berdiri lebih rendah.
  • Jika Anda berkemah di daerah terbuka, mendirikan kemah di lembah, jurang atau daerah rendah lainnya. Menjauhlah dari air, barang-barang basah (seperti tali) dan benda logam (seperti pagar dan tiang). Air dan logam konduktor yang sangat baik mengalirkan arus listrik. Arus dari kilatan petir dengan dapat dengan mudah mengalir dengan jarak yg cukup jauh.